3 Hal Penting yang Harus Kamu Perhatikan sebagai Relawan

3 Hal Penting yang Harus Kamu Perhatikan sebagai Relawan

Masih merasa kesulitan untuk mengikuti kegiatan volunteering? Atau malah kamu belum tahu siapa itu relawan? Menjadi volunteer tidaklah mudah. Lebih lagi, volunteer berani meluangkan dan mengorbankan waktunya untuk mengikuti agenda kerelawanan. Apalagi, bagi yang memiliki kesibukan yang padat.

Saat seseorang memutuskan untuk menjadi sukarelawan, dia berarti berani mengambil konsekuensi terhadap keputusan yang diambil. Selain itu, menjadi relawan juga akan menguras tenaga dan pikiran.

Untuk itu, sebagai sukarelawan kamu sangat perlu untuk memahami esensi relawan itu sendiri. Berikut ini tiga hal penting yang wajib kamu pahami sebagai volunteer.

1. Memiliki motivasi yang kuat

Motivasi yang kuat menjadi hal penting yang harus kamu miliki. Sebab, relawan harus tahu, apa motivasinya mengikuti program kerelawanan? Hal ini akan mendorong kamu sadar akan kemampuan dan potensi diri.

Dengan begitu, kamu akan menempatkan diri di bidang kerelawanan yang diminati. Jelas, ini akan meningkatkan produktivitas kamu dan organisasi menuju ke arah yang lebih baik.

Selain itu, kamu juga harus bisa memotivasi orang lain agar lebih produktif dan berkembang. Karena seseorang yang memiliki motivasi dan tekad akan memicu semangat orang lain untuk berani berkembang.

2. Memiliki komitmen yang kuat

Sebagai relawan kamu harus punya komitmen pada organisasi atau komunitas yang kamu ikuti. Apabila seorang volunteer tidak mempunyai komitmen dalam menjalankan tugas, maka tujuan dari organisasi tidak akan tercapai. Bukan hanya itu, relawan juga akan acuh dan tidak loyal terhadap organisasi atau komunitas yang diikuti.

Baca juga: Mengenal Tiga Sosok Perempuan Tangguh di Era Covid-19

Jika kamu menjadi relawan, maka kamu tidak dibayar atas usaha yang dihasilkan. Bahkan, terkadang kamu mengeluarkan lebih banyak biaya.  Ketika kamu sudah menjadi sukarelawan, komitmen kamu akan diuji.

Bagi mereka yang tidak memiliki komitmen menganggap volunteer hanya sebatas ajang untuk meluangkan waktu sejenak. Tentu, itu mindset yang kurang tepat. Hal ini, terkadang berakibat terhadap pengunduran diri. Selain itu, volunteer juga tidak akan loyal terhadap pekerjaannya.

3. Memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar

Dengan menjadi relawan artinya kamu akan sering berinteraksi dengan banyak orang. Demikian pula, seorang volunteer akan membantu orang lain. Nah, membantu ini sebagai naluri yang muncul karena ada sifat kepekaan dalam diri seseorang. Maka, kamu sangat perlu untuk memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar.

Baca juga: Mengenal arti dan pentingnya manajemen organisasi bagi relawan

Volunteer yang peka adalah mereka yang mampu memahami kebutuhan akan sesama sehingga mampu menyeimbangi antara hasil dan produktivitas. Dengan peka terhadap orang lain, kamu akan mengetahui situasi dan keadaan sehingga menemukan ide dan langkah apa yang akan kamu ambil untuk mensukseskan kerelawanan. Terutama, bagaimana agar kegiatan kerelawanan memiliki impact yang besar.

Kamu sudah siap bergerak membawa perubahan baik untuk bangsa dengan menjadi relawan?

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.