Mindset Dasar Kepemimpinan yang Perlu Kamu Bangun

Mindset Dasar Kepemimpinan yang Perlu Kamu Bangun

Seorang leader perlu memiliki dan membangun mindset dasar mengenai kepemimpinan. Menurut Reina peneliti dari Virginia Commonwealth University dalam papernya yang berjudul Researchers identify commonly overlooked key attributes of effective leaders.

Mindset atau pola pikir adalah pandangan mental pemimpin yang mengatur dan memproses informasi secara unik, yang memengaruhi perilaku, sikap, dan masa depan. Sederhananya, pola pikir mendorong mengapa dan apa yang harus dilakukan pemimpin.

Dalam kepemimpinan memerlukan suatu pola pikir yang menjadikan berani dalam mengelola risiko. Untuk mencapai sebuah tujuan dibutuhkanlah fundamental mindset dan keberanian mengambil peluang sebagai sebuah proses yang harus diupayakan dengan ketekunan, kerja cerdas, dan usaha.

Memang sepenting itu mindset. Erat kaitannya seperti ungkapan profesor di bidang psikologi dari Stanford University, Dr Carol S Dweck. Bahwa selain kemampuan dan bakat, pola pikir juga mempengaruhi kesuksesan.

Sebagaimana sering dijumpai, bahwa pengaruh pola pikir pemimpin sangat berpotensi dengan kesuksesan organisasi. Misalnya perilaku, motivasi, dan capaian kerja yang tidak maksimal oleh tim yang kemudian berkaitan dengan cerminan dan perilaku pemimpin.

Pada akhirnya, kondisi ini akan menjalar kepada individu atau tim yang tadinya terlibat penuh menjadi tidak terlibat. Ketika permasalahan ini terabaikan mindset dan behaviornya, artinya ada kesalahan mindset dalam pemimpin tersebut.

Sebagai pemimpin harus punya rasa ingin tahu dan mau untuk belajar banyak hal. Karena peran pemimpin berbeda dibanding pekerja lainnya. Seorang pemimpin setidaknya tahu banyak hal, bukan hanya dituntut untuk mempelajari satu bidang spesialis.

Sebab nantinya pemimpin akan mengelola dan menghadapi risiko dari berbagai aspek yang patut dipahami untuk pengambilan keputusan. Spesialisasi dibutuhkan, tapi di era sekarang generalisasi lebih diutamakan.

Sama halnya, David Epstein dalam bukunya “Range” berpendapat bahwa generalisasi lebih dikedepankan ketimbang spesialisasi. Nah, pengetahuan generalis ini yang mampu memitigasi risiko.

Tentu saja dalam kepemimpinan sering sekali dihadapkan oleh beberapa tantangan. Namun, pemimpin yang memiliki growth mindset justru meyakini bahwa tantangan adalah peluang untuk berkembang.

Lalu, bagaimana kita tahu leader yang menggunakan growth mindset dalam kepemimpinannya? Dan seperti apa kriteria seseorang yang memiliki growth mindset. Nah, berikut ini karakteristiknya.

1. Pola bahasa yang digunakan

Pandangan dan pola pikir seseorang bisa diketahui hanya dengan memahami cara bicara atau kalimat yang diungkapkan dari hasil respon. Sebab cara bicara bisa secara gamblang menunjukan kebiasaan, perilaku, dan pola pikir tentang orang lain.

Seseorang yang memiliki growth mindset lebih sering mengungkapkan kata-kata yang positif dan membangun.

Seseorang yang memiliki growth mindset alih-alih berkata ‘Aku menyerah, sepertinya aku tidak mampu mencapai target’, mereka dengan growth mindset nya justru berkata ‘Aku akan mencoba dengan menggunakan strategi agar hasil tercapai’.

Nah, ungkapan tersebut secara tidak sadar membentuk pola pikir (survive) yang akan berpengaruh terhadap masa depan. Daripada menyerah, seseorang growth mindset akan berani mencoba dan mencari bagaimana cara untuk mencapai target. Dan bagaimana ia mampu mengelola risiko.

Untuk itu, jika ingin merubah pola pikir agar growth mindset kamu harus membangun kebiasaan untuk mengucapkan kalimat yang positif dan mengarah untuk selalu survive.

Orang yang ‘survive’ akan merasa kurang pandai dan akan terus memiliki keinginan dalam mempelajari hal baru. Oleh sebab itu, penting untuk seseorang yang punya growth mindset untuk terus belajar.

2. Berani mengambil risiko

Salah satu ketakutan terbesar bagi seorang pemimpin adalah kesalahan dalam pengambilan keputusan. Sebab dalam setiap keputusan pasti ada risiko yang harus dihadapi.

Terkadang, mereka takut tidak bisa bertanggung jawab atas risiko yang terjadi. Oleh karena itu, penting memerhatikan bahwa akan ada risiko pada setiap keputusan yang diambil. Untuk itu kamu harus tau bagaimana cara mengelola risiko.

Seorang growth mindset akan berani dalam mengambil keputusan dengan tetap memerhatikan risiko dan bagaimana cara manajemen risiko. Katakanlah kamu adalah pemimpin suatu organisasi kerelawanan.

Lalu, kompetitor organisasi kamu melakukan inovasi besar-besaran. Kemudian kamu beserta tim merespon dengan mempertimbangkan segala kemungkinan yang terjadi.

Mulai dari, dampak bagi organisasi dan upaya dalam mitigasi risiko. Karena itulah sangat penting bagi pemimpin untuk berani mengambil risiko.

3. Senantiasa lebih menghargai proses

Bagi yang memiliki growth mindset menghargai sebuah proses itu penting. Bukan, berarti hasil akhir tidak begitu penting. Sebab dalam setiap hasil selalu ada proses yang fundamental.

Perlu disadari, bahwa proses terlibat dalam membentuk pola pikir dan karakter seseorang.  Dengan menghargai proses, seorang pemimpin akan bersungguh-sungguh dalam mencapai hasil dan belajar untuk menjalani setiap tahapannya.

Untuk mencapai hasil akhir membutuhkan pengorbanan berupa waktu dan usaha lebih. Pemilik growth mindset tidak akan khawatir dengan standar waktu yang ditetapkan oleh orang lain.

Namun, yang lebih penting bagaimana pemimpin mampu memandang hubungan proses-hasil dengan tepat. Maka dari itu, pemimpin harus mengoptimalkan proses untuk berpikir dan bertindak lebih kreatif agar mencapai hasil akhir.

4. Terbuka terhadap setiap masukan

Pemimpin dengan growth mindset akan terbuka terhadap setiap masukan. Bukan berarti menerima semua masukan, tapi dengan memilah masukan secara objektif yang dapat membangun dan membantu keberhasilan.

Sebab, pemimpin dituntut untuk terbuka yang membuatnya akan semakin lebih fleksibel dalam mengelola organisasi. Fokus utama dari masukan orang lain yaitu masukan sebagai petunjuk-petunjuk untuk membantu mencapai hasil akhir.

Pemimpin dengan growth mindset perlu menghargai dan berterima kasih atas masukan dan keterbukaan mereka. Bisa jadi dari sekian masukan terdapat beberapa masukan yang menjadi indikator keberhasilanmu.

Seorang pemimpin yang sukses perlu memiliki mindset fundamental sebagai pegangan untuk mencapai indikator kesuksesan. Mindset tersebut bisa kamu bangun dan pelajari bersama Akademi Relawan.

Disana kamu akan mendapatkan generalisasi ilmu yang kedepannya mengarahkanmu menjadi pemimpin yang memiliki growth mindset dan sukses. Kamu juga akan dilatih bagaimana memimpin di organisasi relawan.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.