Perbedaan Volunteer dan Magang: Mana yang Harus Kamu Pilih

Perbedaan Volunteer dan Magang: Mana yang Harus Kamu Pilih

Jika Kamu sedang bingung mau ikutan magang atau volunteer, ada baiknya bagi Kamu untuk mengetahui perbedaan volunteer dan magang. Sebenarnya dua hal ini sudah tidak familiar lagi di kalangan mahasiswa. Tentu, karena keduanya sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan.

Sayang sekali, jika Kamu belum mengetahui perbedaan volunteer dan magang. Padahal, Saat sudah mengetahuinya Kamu akan bisa menentukan pilihan untuk magang atau volunteer.

Artikel kali ini akan membantu kamu agar tidak bingung memahami volunteer vs magang. Serta perbandingan antara keduanya dan tips memilih mana yang terbaik untuk karir Kamu. Yuk, simak penjelasan berikut.

Apa Itu Volunteer?

Volunteer atau relawan adalah seseorang atau individu yang secara sukarela bersedia melakukan aktivitas kerelawanan dengan tujuan memberikan manfaat untuk orang atau sekitarnya. Meskipun begitu, volunteer akan memperoleh pengalaman, networking, sertifikat, dan turut terlibat dengan masyarakat.

Biasanya bentuk kegiatan volunteer memiliki ciri khasnya masing-masing. Misalnya seperti pendidikan, kesehatan, lingkungan, sosial kemanusiaan, dan edukasi politik. Saat menjadi relawan tentu Kamu akan berhadapan dengan berbagai masalah sosial. Nah, disini Kamu akan mulai merencanakan suatu program sebagai upaya untuk menangani masalah sosial yang terjadi.

Gimana seru bukan? Pasalnya dengan menjadi relawan Kamu juga akan menjadi lebih peka dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu, secara tidak sadar Kamu akan meningkatkan kemampuan empati yang ada pada diri Kamu.

Apa Itu Magang?

Magang atau internship adalah proses dimana Kamu sebagai mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui dunia kerja secara profesional yang bertujuan untuk membentuk keterampilan yang Kamu miliki. Biasanya saat magang Kamu akan ditempatkan seperti di Instansi pemerintahan, swasta, atau usaha milik perseorangan.

Program magang dirancang agar mahasiswa mengetahui dunia kerja, mendapatkan pengalaman bekerja di industri, serta mengetahui keterampilan apa yang dibutuhkan industri. Dengan begitu, setelah lulus perkuliahan mahasiswa tidak sulit beradaptasi dengan hal yang berkaitan langsung dengan pekerjaan.

Selain itu, magang atau internship juga tidak diperuntukan untuk mahasiswa saja. Akan tetapi, juga dilaksanakan untuk jenjang SMK. Namun, hanya penyebutan istilah saja yang berbeda. Misalnya di jenjang SMK penyebutan magang seperti prakerin atau PKL.

Perbedaan Volunteer dan Magang

Setelah Kamu mengetahui pengertian volunteer dan magang, mengetahui perbedaan keduannya akan membuatmu lebih matang untuk memilih kegiatan yang akan Kamu ambil. Magang kah atau volunteer?

Langsung saja, berikut kami ulas beberapa perbedaan volunteer dan magang yang harus Kamu ketahui.

#1 Terdapat Indikator Keberhasilan yang Berbeda

Kamu mungkin sudah tidak familiar lagi dengan volunteer dan magang. Terlebih, jikalau Kamu seorang mahasiswa. Saat kamu mengikuti kegiatan magang mesti Kamu akan dihadapkan dengan pekerjaan yang dimana itu merupakan pengalaman profesional. Dengan begitu, Kamu akan mengetahui bagaimana rasanya bekerja secara profesional.

Kamu pernah mengalami kegiatan volunteer? Dan sudah tidak asing lagi menangani project yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Pasalnya, program volunteer yang Kamu tangani hampir kebanyakan bertujuan memberikan kebermanfaatan terhadap masyarakat.

Perbedaan mendasar antara volunteer dan magang itu terletak pada indikator keberhasilan. Jika volunteer indikator keberhasilan adalah impact, apakah project akan memiliki dampak menuju perubahan yang baik bagi masyarakat. Sedangkan magang indikator keberhasilan diukur dari seberapa besar profit yang didapatkan karena magang sudah di ranah industri. Maka hal yang akan dibicarakan adalah uang yang didapatkan.

#2 Magang Memperoleh Gaji Sedangkan Volunteer Tidak

Memang benar jika kamu mengikuti program magang maka jasa yang kamu berikan ke perusahaan akan dihargai berupa upah atau gaji. Akan tetapi, tidak semua perusahaan menerapkan hal itu. Dalam prosesnya magang ada yang paid dan unpaid. Hal ini disesuaikan berdasarkan kebijakan dan kebutuhan perusahaan.

Berbeda dengan volunteer atau relawan. Memang benar adanya bahwa relawan tidak mendapatkan gaji atau upah. Karena pengabdian mereka tidak ternilai dengan apapun. Saat Kamu memilih menjadi volunteer maka tujuan Kamu bergabung karena sukarela. Sebab Kamu tidak mengharapkan imbalan lebih. Hal ini karena tujuan Kamu untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Akan tetapi, beberapa LSM yang memberikan reimbursement dengan tujuan sebagai akomodasi.

#3 Jangka Waktu Magang dan Volunteer Berbeda

Lama durasi atau jangka waktu magang dan volunteer mempunyai perbedaan sendiri. Tentu, Kamu pasti pernah melihat di poster atau tempat lamaran magang atau volunteer ada ketentuan berapa lama kamu akan menjalani kegiatan tersebut. Apakah satu minggu atau bahkan satu tahun. Nah, keduanya ternyata memiliki durasi yang berbeda, loh.

Misalnya jangka waktu magang ada yang 3-6 bulan. Bahkan magang telah dibatasi oleh Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 6 Tahun 2020 dengan jangka waktu paling lama 1 tahun. Sedangkan volunteer, bisa berlangsung selama harian, mingguan, atau menggunakan sistem batch. Selain itu, durasi volunteer juga bisa bulanan hingga tahunan.  

#4 Magang Memiliki Kontrak Kerja

Saat pertama magang Kamu akan menghadapi masa onboarding. Nah, biasanya HRD akan menanyakan Kamu terhadap komitmen yang akan kamu berikan untuk magang di perusahaan. Untuk itu Kamu akan diberikan kontrak kerja yang bertujuan agar Kamu terikat dan berkomitmen dalam bekerja.

Selain itu, kontrak kerja juga memberikan jaminan hukum kepada anak magang. Nah, biasanya isi dari kontrak kerja seperti apa kewajiban dan hak peserta magang, hak dan kewajiban perusahaan, dan besaran upah yang didapat.

Sedangkan volunteer berbeda dengan Intern, Kamu tidak akan terikat dengan kontrak. Dalam hal ini mayoritas lembaga atau organisasi yang menyelenggarakan magang tidak menyediakan perjanjian kerja atau tidak ada kontrak kerja.

Akan tetapi, Kamu harus tetap berkomitmen untuk menyelesaikan program kerja dan kegiatan dalam proses volunteer, ya? Jangan lupa, Kamu datang dengan niat sukarela untuk membangun perubahan yang lebih baik terhadap masyarakat. 

#5 Magang Sudah Menjadi Kewajiban, Volunteer Berupa Keikutsertaan

Bagi mahasiswa magang sudah menjadi hal yang wajib untuk diikuti. Oleh karena itu, di kampus sendiri magang menjadi mata kuliah wajib yang harus dituntaskan mahasiswa. Nah, tujuan dari program magang sendiri untuk menjadi bekal mahasiswa bekerja setelah lulus kuliah. Nantinya, mahasiswa tidak akan kesulitan menghadapi masalah di dunia kerja.

Program magang ini biasanya bertujuan untuk mengasah ilmu dan keterampilan mahasiswa untuk diterapkan di dunia kerja. Selain itu, magang juga berandil besar terhadap perkembangan karir mahasiswa. Dengan mengikuti program tersebut, Kamu akan lebih tahu keterampilan yang Kamu miliki. Dan pada akhirnya ini akan membantu kamu dalam menentukan jenjang karir kedepannya.

Sedangkan volunteer hanya berupa keikutsertaan yang dilakukan secara sukarela. Meskipun begitu volunteer juga bertujuan untuk mengasah skill dan keterampilan dari seseorang. Dengan menjadi volunteer Kamu akan banyak melakukan improvement untuk tujuan Kamu. 

#6 Jobdesk Pekerjaan yang Dilakukan Berbeda

Ini nih yang ditunggu, saat Kamu mengajukan lamaran magang, baik melalui portal job atau email. Nah, pasti sebelum itu Kamu akan menyesuaikan posisi yang kamu lamar dengan pendidikan yang Kamu ambil. Sehingga Kamu bisa menerapkan apa yang telah Kamu pelajari pada perkuliahan di industri.

Biasanya jobdesk saat magang akan sesuai dengan background pendidikan Kamu. Sedangkan volunteer, jobdesk yang diambil bisa jadi tidak sesuai dengan background pendidikan. Namun, lebih diprioritaskan apa keterampilan dan apa yang dikuasai. Selain itu, hal ini bertujuan agar bisa melakukan tugas sepenuh hati.

Contohnya, mahasiswa DKV bisa magang menjadi desain grafis karena memiliki bidang keahlian ilmu tersebut.

Volunteer vs Magang: Manakah yang Terbaik untuk Kamu?

Volunteer dan magang akan memberikan manfaat bagi Kamu, jika melakukan dan menyelesaikan dengan baik dan benar. Akan tetapi, ini akan menjadi bom waktu untuk Kamu jika tidak selektif dalam memilih keduanya.

Nah, ulasan kali ini bertujuan membantu Kamu agar lebih yakin memilih menjadi relawan atau mengikuti Internship. Berikut Kami sajikan beberapa tips yang membantu menentukan memilih Internship atau volunteer.

#1 Pahami Kebutuhan Kamu

Sebelum Kamu memutuskan untuk memilih antara volunteer dan magang. Alangkah baiknya, coba sesuaikan apa sih yang menjadi kebutuhan dasar Kamu?

Misalnya kalau magang berarti kamu berarti Kamu membutuhkan pengalaman profesional di dunia kerja. Artinya orientasi Kamu kedepannya adalah bekerja. Berbeda dengan relawan, Kamu bergabung menjadi volunteer karena ingin mengabdikan diri kepada masyarakat. 

Ingat, ya! Kamu lebih tahu apa yang diri Kamu butuhkan.

#2 Seberapa banyak waktu yang Bisa Dikontribusikan

Saat Kamu menjadi mahasiswa tentu banyak kegiatan di perkuliahan yang akan kamu hadapi. Berbagai tantangan saat kamu duduk di bangku kuliah tentu akan membantu lebih berkembang yang mempengaruhi diri Kamu di masa mendatang.

Untuk itu, Kamu harus tahu kapan waktu kuliah, pacaran sama bestie, nongkrong di kafe, dan mengikuti kegiatan yang produktif volunteer, misalnya. Dengan begitu Kamu bisa mengelola waktu dengan baik.

Maka untuk memilih keduanya diperlukan pengetahuan mengelola waktu dengan baik. Ketahui juga seberapa banyak waktu yang bisa Kamu dedikasikan. Misalnya kalau magang durasi waktu per hari bisa 4 sampai 6 jam. Tentu, ini akan menyita waktu kuliah. 

#3 Pilih Mana yang Membantu Kamu Berkembang

Tips selanjutnya adalah Kamu harus memastikan jobdesk pekerjaan, baik magang atau volunteer. Sesuaikan apakah akan membantu kamu berkembang menjadi lebih baik. 

Saat melihat postingan lowongan magang atau volunteer pasti Kamu melihat benefit yang ditawarkan. Nah, hal ini bisa membantu Kamu menentukan apakah salah satu di antara keduanya akan membantu Kamu meniti tujuan dan sebagainya.

Apakah Kamu bisa terlibat dalam project? Apakah Kamu diberikan kepercayaan untuk memberikan pendapat?

#4 Pertimbangkan Potensi Network

Nah, tips terakhir ini adalah core value dari mengikuti kegiatan apapun. Pasalnya, networking  akan memberikan Kamu sederet manfaat yang bakal kamu dapatkan.

Kamu bisa memastikan, apakah memungkinkan untuk berbaur dengan rekan lainnya? Apakah memungkinkan bekerja sama dengan orang yang kamu impikan?

Ketika sudah ada networking artinya Kamu mempunyai gerbang Doraemon – eh maksudnya gerbang ke mana saja yang membuat karir Kamu semakin cemerlang.

Setelah membaca artikel ini Kamu sudah tahu pengertian magang dan volunteer, perbedaan, serta tips memilih keduanya. Harapanya artikel ini bisa membantu Kamu menentukan pilihan mana yang terbaik sehingga tak asal memilih magang atau volunteer.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.